Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
Showing posts with label Ahmad Rizal Zakaria. Show all posts
Showing posts with label Ahmad Rizal Zakaria. Show all posts

Tuesday, July 17, 2018

Kemarau Panjang Tegaknya Keadilan

July 17, 2018
Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) UU ITE, UU Ormas, UU Terorisme, UU migas, UU Penanaman modal dan sepaket UU lainnya terma...
Continue Reading

Thursday, June 21, 2018

Melawan Kezaliman Penguasa

June 21, 2018
Oleh: Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Hingga sekarang rakyat masih harus menelan paket kebijakan liberalisasi migas yang...
Continue Reading

From Company, By Company, And For Company

June 21, 2018
oleh: Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Doktrin demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Fakta riilnya, kedaulatan ada di tan...
Continue Reading

Wednesday, June 6, 2018

Mahasiswa, Anda Dimonitor!

June 06, 2018
oleh : Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir m...
Continue Reading

Pasti Kelompok Sekuler…

June 06, 2018
oleh: Ahmad Rizal (Direktur Indonesia Justice Monitor - IJM) "Kelompok yang menyoalkan umrah kok membahas politik, pasti kelomp...
Continue Reading

Sunday, May 13, 2018

Astaghfirullah, Teror Itu…

May 13, 2018
Oleh: Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) mengutuk keras segala tindakan terorisme. K...
Continue Reading

Tuesday, April 24, 2018

Polugri Berpengaruh Atau Dipengaruhi?

April 24, 2018
Ahmad Rizal (Dir. INDONESIA JUSTICE MONITOR - IJM) Indonesia hari ini dianggap belum mengambil langkah lebih berpengaruh dan strategi...
Continue Reading

Sunday, April 8, 2018

Menyoal peraturan presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018: Rakyat Untung Atau Buntung?

April 08, 2018
Oleh: Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani peraturan presiden (Perpres) N...
Continue Reading

Saturday, March 10, 2018

War on Hoax!

March 10, 2018
Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Hoax diperangi, para penyebarnya diburu. literasi digital digiatkan, masyarakat diaja...
Continue Reading

Monday, February 26, 2018

Onan Hiroshi, Jokowi, Indonesia

February 26, 2018
Oleh: Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Tak hanya kritikus dalam negeri, Onan Hiroshi, komikus Jepang lagi disorot wargan...
Continue Reading

Thursday, January 25, 2018

Jangan Berkhianat Jangan Mendholimi Rakyat

January 25, 2018
Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Masyarakat mungkin tidak pernah membayangkan berbagai kebijakan Pemerintah yang merugika...
Continue Reading

Thursday, January 18, 2018

Demokrasi, Parpol, Wong Cilik

January 18, 2018
Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Era rapuhnya demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme makin terasa saja, keduanya memili...
Continue Reading

Wednesday, January 10, 2018

Nasehat Buat Parpol Islam Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor) Islam agama sempurna. Bicara syariah Islam, pasti mampu mencegah kekayaan alam yang merupakan milik rakyat dieksploitasi oleh para pemilik modal. Sebab barang tambang yang melimpah seperti minyak, batu bara, gas, emas , adalah milik rakyat yang harus dikelola negara dengan baik untuk kepentingan rakyat. Disinilah letak penting syariah Islam, yang penting untuk diterapkan negara. Inilah yang seharusnya diperjuangkan partai Islam sehingga menjadi partai yang pro rakyat dan mendapat ridho Allah SWT. Namun sekarang, duh, kadang-kadang saat ini umat Islam sulit membedakan antara partai Islam dan tidak. Kalau indikasi partai Islam adalah menyuarakan syariah Islam, kok nyaris tidak ada partai Islam yang berkecimpung dalam parlemen dengan terbuka, terus menerus dan konsisten menyuarakan penegakan syariah Islam. Padahal seruan itulah yang akan membedakan partai Islam dengan partai sekuler. Yang sering terjadi partai-partai tersebut justru lebih disibukkan mengopinikan ide-ide sekuler yang bertentangan dengan Islam seperti pluralisme. Atau sibuk berusaha mengkompromikan ide-ide sekuler itu dengan Islam. Dalam isu-isu langsung keumatan seperti perang melawan terorisme ala Amerika , partai yang diklaim parpol Islam tersebut justru lebih memilih sikap di zona aman. Meskipun ada perhatian tapi tampak tidak serius dan sungguh-sungguh. Takut dituding tidak pluralis, intoleransi, atau puritan kalau membela isu-isu Islam. Ditambah lagi, partai-partai yang diklaim partai Islam tersebut, kurang dikenal begitu menonjol perjuangannya untuk membela kepentingan rakyat yang mayoritas adalah umat Islam. Posisi parpol yang berkoalisi dengan pemerintah terbukti cukup menyendera dan memandulkan. Tidak ada penentangan yang terbuka dan konsisten terhadap kebijakan-kebijakan dholim yang mensengsarakan rakyat seperti kenaikan BBM dan privatisasi kesehatan dan pendidikan. Partai-partai turut bertanggung jawab – sedikit atau banyak- dengan lahirnya UU yang pro pemilik modal dan anti rakyat seperti UU Migas, UU Kelistrikan, UU Penanaman Modal dan lainnya. Ini menjadi masukan penting buat partai Islam, bukan agar tidak bekerja untuk rakyat dalam bingkai kepentingan pragmatis dari elit-elit partai untuk meraih suara dan mempertahankan posisi kekuasaannya. Bukan pula persoalan laku atau tidak laku, sekedar menang atau kalah. Keberadaan partai Islam adalah tuntuan berdasarkan aqidah Islam dan kewajiban syariah Islam. Karena itu butuh kesabaran meskipun belum menang, perjuangan harus tetap berlanjut tanpa menggadaikan ideologi. Logika pasar tidak boleh dianut partai Islam.

January 10, 2018
Ahmad Rizal (Dir. Indonesia Justice Monitor)   Islam agama sempurna. Bicara syariah Islam, pasti mampu mencegah kekayaan alam yang m...
Continue Reading
Adbox