Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP

Wednesday, September 16, 2020

Kejanggalan Penusukan Syaikh Ali Jaber: Apa Motif Pelaku???

 



Reporter: Satriani 



Syaikh Mohammad Ali Jaber diserang pemuda tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Bandarlampung pada Ahad (13/9/2020). 


Kala itu, Syaikh Ali Jaber tengah menghadiri Wisuda Tahfidz Perdana TPQ dan Rumah Tahfids Falahudiin serta perayaan tahun baru Islam 1442. Saat acara berlangsung tiba-tiba seorang pemuda berlari menaiki panggung dan menyerang Syaikh Ali Jaber. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.


Syaikh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan sehingga harus mendapatkan sepuluh jahitan. Beliau bahkan menyampaikan jika pelaku berusaha menusuk untuk kedua kalinya, beruntung jamaah segera menghadang dan menangkap pelaku.


Pelaku yang disebut berinisial AA sempat diamuk massa sebelum diserahkan kepada pihak berwajib. Tampaknya warga setempat sulit mengendalikan diri. "Setelah pelaku menusuk Syaikh, beberapa jamaah spontan memukul pelaku," ucap salah seorang saksi.


Lewat video rekaman yang beredar pemuda yang mengenakan kaus biru dan celana hitam tersebut dibekuk dengan tangan terikat. Di mana warga tampak menanyakan motif pelaku.


Syaikh Ali Jaber pun meminta kepolisian mengusut tuntas kasus penyerangan yang dialaminya. Beliau menduga jika ada motif tertentu yang membuat dia menjadi incaran. Sebab, ada beberapa kejanggalan tatkala beliau melihat si pelaku.


Penyerangan tersebut berhasil menyita perhatian khalayak termasuk Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin. Beliau menuntut Polri mengungkap kemungkinan adanya aktor-aktor lain di belakang pelaku. Apabila ada, maka polisi wajib mengungkap dan menindak secara tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.


Aziz Syamsuddin berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran untuk aparat keamanan ke depannya dalam mengamankan kegiatan ceramah serta mengawasi jalannya proses penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian.


Di lain sisi aparat kepolisian yang menyidik kasus tersebut mengatakan jika sejauh ini AA pelaku tunggal. "Kita masih gali motifnya, kalau unsur pidananya sudah terpenuhi. Cuma kita masih mendalami terkait motif," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).



*Sumber: 

Video rekaman

detik.com (14/9/2020)

No comments:

Post a Comment

Adbox