Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP

Monday, August 31, 2020

Perlengkapan Militer Dalam Sudut Pandang Islam

 



Agung Wisnuwardana [Strategic And Military Power Watch]


Militer dalam sudut pandang Islam tidak hanya mengemban misi untuk menyebarkan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia, namun juga menjaga dan melindungai negara dari serangan musuh yang mungkin terjadi secara tiba-tiba. Untuk itu mereka ditempatkan di bebagai daerah dan di sejumlah perbatasan. Mereka juga dilengkapi dengan berbagai sarana, baik software maupun hardware, guna menunjang pelaksanaan tugasnya agar terlaksana dengan sempurna.


Setiap prajurit militer harus dilengkapi dengan persenjataan, logistik, sarana dan fasilitas yang dibutuhkan serta kebutuhan-kebutuhan lain, yang memungkinkan pasukan untuk melaksanakan tugasnya sebaik mungkin sebagai prajurit militer Islam. Dalilnya adalah firman Allah SWT:


وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ


Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (yang dengan persiapan itu) agar kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian serta orang orang selain mereka yang tidak kalian ketahui, sedangkan Allah tahu (QS al-Anfal [8]: 60).


Menyiapkan kekuatan untuk menghadapi perang hukumnya fardhu. Kekuatan yang disiapkan tersebut juga harus terlihat jelas sehingga bisa menggentarkan musuh dan orang-orang munafik dari kalangan rakyat. Sebab, firman Allah SWT "turhibuna (agar kalian) menggentarkan)" adalah 'illat (penyebab) kewajiban membuat persiapan tersebut. Karena itu penyiapan kekuatan tersebut tidak bisa dinilai sempurna, kecuali kalau 'illat perintah tersebut telah dipenuhi, yaitu menggentarkan musuh dan orang-orang munafik. Dari sini kemudian lahir hukum kewajiban memiliki persenjataan, perlengkapan tempur, logistik, perbekalan, amunisi-amunisi, serta peralatan pasukan yang lain secara memadai sehingga betul-betul bisa menggentarkan musuh. Lebih utama lagi jika penyediaan dan penyiapan kekuatan tersebut dimiliki oleh militer Islam sehingga mampu mengemban tugas dalam rangka menyebarkan dakwah Islam.


Ketika Allah SWT menyerukan kepada kita agar menyiapkan kekuatan, maka Allah SWT menetapkan 'illat yang harus diperhatikan dalam menyiapkan kekuatan, yaitu menyebabkan ketakutan kepada musuh, baik musuh yang terlihat maupun yang tidak (QS al-Anfal [8]: 60).


Dengan demikian harus diperhatikan secara seksama bahwa Allah SWT sebenarnya tidak memerintahkan penyiapan dalam rangka berperang, melainkan dalam rangka membuat musuh gentar. Tentu penyataan ini lebih tajam maknanya. Sebab, ketika musuh mengetahui kekuatan kaum Muslim, maka mereka yang akan menyerang kaum Muslim dan yang akan diserang oleh kaum Muslim menjadi gentar dan ketakutan. Ini merupakan startegi yang paling baik untuk memperoleh kemenangan dan memenangkan peperangan sebelum berperang (Hizbut Tahrir, Muqaddimah ad-Dustur, hlm. 222; Zallum, Nizham al-Hukm fi al-Islam, hlm. 164).[]

No comments:

Post a Comment

Adbox