Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP

Sunday, June 21, 2020

Zulhaidir: RUU HIP Berpotensi Melawan Konstitusi, Batalkan Dan Selidiki Pengusungnya



Ada pernyataan yang kritis dan tajam dari Zulhaidir, SH dalam forum Islamic Lawyer Forum (ILF) Jawa Timur. "Terlepas dari berbagai kontroversinya, secara fundamental RUU HIP ini substansinya nyata bertabrakan dengan konstitusi kita," jelas Zulhaidir.

"Selain itu pada pasal 7 disebutkan bahwa ciri pokok Pancasila berupa trisila yaitu sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi serta ketuhanan yang berkebudayaan. Lalu pada pasal 7 ayat 3 Trisila sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terkristalisasi dalam ekasila yaitu gotong rotong. Nah ini yang justru menabrak definisi dan fungsi Pancasila sebagaimana telah disepakati sejak 18 Agustus 1945, sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945," tegasnya.

Sebagai lawyer kawakan ia menilai bahwa ini sudah mencukupi dugaan adanya upaya makar konstitusional sehingga tidak cukup ditunda dan dibatalkan namun pihak polri harus menyelidiki oknum yang menjadi pengusung RUU HIP. "Apakah indvidu, kelompok ataupun parpol yang mengusung RUU ini secara implisit memenuhi ketentuan unsur pelanggaran terhadap  UU No.27 Tahun 1999 tentang perubahan pasal 107 KUHP tentang pidana keamanan negara. Jadi polisi tak perlu menunggu aduan dari masyarakat dan bisa langsung menyelidiki kasus ini," terang pria berkumis tebal ini.

ILF kali ini cukup spesial karena meski dilakukan secara online meeting namun mampu menghadirkan ratusan peserta baik dari kalangan ahli hukum, praktisi hukum, pengamat bahkan beberapa ulama. Tema yang diangkat kali ini adalah "RUU Haluan Ideologi Pancasila Berpotensi Mengubah Pancasila dan Konstitusi?", sebagai respon dari kontroversi RUU HIP yang diajukan oleh DPR RI sebagai usulan dari F-PDIP. (Sco)

No comments:

Post a Comment

Adbox