Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP

Tuesday, September 10, 2019

BERAPA RIBU SISWA SMK YANG DISERAP ESEMKA



© Doni Riw

Jagad sosmed heboh soal Esemka yang sangat mirip dengan mobil-mobil produksi China.

Dalam jagad pengembangan industri otomotif suatu negara, adalah sangat wajar bahwa suatu perusahaan baru menggunakan mesin dan sasis dari perusahaan lain yang sudah stabil.

Ambilah contoh Proton Malaysia yang menggunalan mesin dan sasis Mitsubishi di masa awal perintisannya. Atau Vinfast dari Vietnam yang menggunakan BMW dan Opel.

Di dalam hitungan keuangan suatu bisnis startup, pengembangan mesin dan sasis sendiri bukan merupakan strategi yang bagus. Karena pengembangan mesin dan sasis original memerlukan biaya riset yang sangat tinggi.

Namun lebih dari itu, pembangunan industri suatu negara semestinya bervisi kedaulatan industri. Tidak hanya soal keuntungan ekonomi sesaat.

Ketika Esemka diwacanakan tahun 2012 dahulu, masyarakat banyak yang menaruh harap, bahwa Esemka akan menjadi tulang punggung industri otomotif nasional.

Artinya bahwa di tahun-tahun mendatang, kita tidak hanya menjadi sasaran pasar besar otomotif tetapi turut menikmati hasilnya. Tenaga kerja SMK kita terserap dalam jumlah besar.

Bulan ini Esemka diluncurkan secara komersial. Bentuk bodi dan sasisnya sangat mirip dengan produksi brand China.

Pertanyaannya, apakah industri Esemka memang seperti diwacanakan dahulu? Akan mengangkat kreasi siswa-siswa SMK?

Berapa ribu tenaga kerja SMK yang sudah diserap? Apakah memang diproduksi di dalam negeri? Atau hanya built up dari China dengan sekedar mengganti logonya?

Apakah yang di Boyolali itu pabrik perakitan Esemka? Atau sekedar gudang untuk menampung hasil impor?

Kita tunggu informasi valid dari Esemka untuk menjawabnya.

Jogja 8919
@doniriw
t.me/doniriw_channel
fb.me/doniriwchannel

#esemkaserapsmk #doniriw

No comments:

Post a Comment

Adbox