Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Kamis, 16 Mei 2019

Save Guru, Save Generasi!


Oleh : Retno Kurniawati
(Analis Muslimah Voice)

Pendidikan memang terus berkembang pesat di dalam negeri maupun luar negeri dan demi mengejar ketertinggalan ilmu di dunia pendidikan, seperti yang di lansir pada suara.com  minggu, 12 mei 2019 pemerintah Indonesia berencana mendatangkan guru dari luar negeri mengajar di Indonesia. Wacana itu pertama kali muncul dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Benarkah ini solusi?

Ternyaata rencana tersebut juga menuai kritik dari IGI (Ikatan Guru Indonesia ) dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).  "Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan semestinya guru-guru Indonesia yang baru pulang belajar dari luar negeri inilah yang melatih guru dan mentransfer ilmunya kepada guru-guru di dalam negeri. Ini yang mesti dilakukan, bukan malah berniat mengimpor guru," (tirto.id). Ternyata antar instasi saja rencana tersebut tidak gayung bersambut.

Mungkin kah penyebab import guru tersebut karena SDM nya belum ada di Indonesia? Jadi guru-guru ini digunakan untuk transfer ilmu kepada anak bangsa yang akan dikemudian hari mengajarkan ilmu tersebut kepada rekan-rekan sejawat dan murid-murid lainnya. Misalnya profesor bidang science & technology? Dari Jerman, Jepang, Inggris dll. Biayanya juga jauh lebih murah mendatangkan 1 orang untuk melakukan training bagi 20 orang, daripada mengirimkan semua 20 orang tersebut untuk training diluar negeri. Kemudian dari 20 orang tersebut bisa mentraining 400 orang. Atau dengan pertukaran guru mungkin mungkin masih bisa dibilang oke saja, tapi jika harus impor, itu hal yang memalukan dan aib di dunia pendidikan, seorang guru honorer yang sudah belasan tahun mengabdi untuk negeri tercinta saja masih banyak terbekalai, kesejahteraannya juga belum terjamin.

Belum lagi jika benar impor guru, otomatis guru tersebut menetap di Indonesia dalam waktu cukup lama dan bisa jadi bukan hanya tranfer ilmu akademik namun juga membawa kebudayaan-kebudayaan dari negaranya yang senenarnya tidak cocok di terapkan di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya adalah muslim sedangkan kebudayaan yang mereka bawa adalah liberalisme dan sekuler.

Juga beberapa waktu lalu tentang wacana penghapusan pelajaran agama di sekolah-sekolah, sudah lengkap sudah jika begini. Disekolah tidak ada suplemen agama lalu ditambah figur yang jauh dari pendidikan yang seharusnya jadi pondasi dalam menjalani hidup sesuai agama.

Orang Jawa bilang "guru adalah di gugu lan ditiru" , sosok yang patut di teladani, di patuhi dan ditiru dan sudah menjadi rahasia umum bahwa guru ucapannya lebih sakti dari pada orang tuanya sendiri. Jadi bisa dibayangkan jika gurunya penganut liberalisme dan sekuler apa yang terjadi?. Sementara itu ada pepatah yang mengatakan, "guru kencing berdiri, murid kencing berlari". Bisa di bayangkan murid tersebut makin liberal dan makin sekuler yang berlipat-lipat. Guru semestinya mendidik siswa untuk takwa kepada tuhan Yang Maha Esa, bagaimana jadinya jika siswa muslim mendapatkan didikan bukan secara islami dan justru didikan liberal yang di dapat? Sudah di pastikan akan lebih liberal dari gurunya. Sungguh sangat memprihatinkan sekali.

Indonesia mayoritas adalah muslim, maka sepatutnya jika berlomba-lomba di dalam menuntut ilmu pengetahuan, ilmu diniyah yang nantinya akan mengantarkan pada pola pengamanan fitriah ketaqwaan dan perilaku jujur. Sehingga ilmu tersebut benar-benar membuat karakter islami mewujudkan kepribadian radliatam mardliah agar perilaku seimbang antara duniawi dan ukhrawi nya.

"Orang yang menuntut ilmu berarti menuntut rahmat. Orang yang menuntut ilmu berarti menjalankan rukun islam dan pahala yang di berikan kepadanya sama dengan pahala para nabi" ( hr. Dailami, dari Anas ra).[]

2 komentar:

  1. Balasan
    1. KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA BERKAT BANTUAN AKI SOLEH
      MAKANYA SENGAJA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET !!!

      assalamualaikum wr, wb, saya IBU RAHMA saya Mengucapkan banyak2
      Terima kasih kepada: AKI SOLEH
      atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
      alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
      dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2…
      orang tua saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
      sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2.
      Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
      yang ingin merubah nasib
      seperti saya...?
      SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SOLEH No; { 082-313-336-747 }

      Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini...!!
      1: Di kejar2 tagihan hutang..
      2: Selaluh kalah dalam bermain togel
      3: Barang berharga sudah
      terjual buat judi togel..
      4: Sudah kemana2 tapi tidak
      menghasilkan, solusi yang tepat..!
      5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual blom dapat juga,
      6: Pelet pemikat hati untuk pria
      7: Pesugihan tanpah tumbal
      8: Dukun santet paling ampuh
      satu jalan menyelesaikan masalah anda..
      Dijamin anda akan berhasil
      silahkan buktikan sendiri
      Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA)
      No WA Aki : 082313336747

      TERIMA KASIH YANG PUNYA
      ROOM ATAS TUMPANGANYA SALAM KOMPAK SELALU

      (1)"http://angkaramalantogel.blogspot.co.id/"

      (2) "Pelet Khusus Untuk Pemikat Hati Pria"

      (3) "Ilmu Santet Ganas"

      (4) "Asli Pusat Pesugihan Putih Tanpa Resiko"

      Hapus

Adbox