Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Sabtu, 18 Mei 2019

Melanjoetkan Perdjoeangan Rakjat Melawan Kezaliman Broetal


Mahfud Abdullah
(Dir. Indonesia Change)

Rezim Jokowi memasuki akhir masa jabatannya sebagai presiden. Proyek BRI China berjalan mulus. Liberalisasi SDA dan BUMN masih berlangsung sistematis. Imperialis AS dan China bersaing untuk upaya hegemoni di Indonesia. Masyarakat menolak implementasi dari skema neoliberal dan dikte dari imperialis. Masyarakat tentu akan semakin menderita jika pintu bagi aliran deras investasi asing dibuka lebar-lebar ke Indonesia.
Ada begitu banyak tuntutan dari masyarakat agar pemerintah tidak memberikan pelayanan maksimal dengan mengeluarkan dan melaksanakan berbagai peraturan dan kebijakan untuk melayani dan melindungi arus kapital milik imperialis AS maupun China. Skema utama dari imperialis di Indonesia adalah dengan tetap berbasiskan pada asas neo-liberalisme dan dominasi politik dan ekonomi. Kita jelas menolak penguasa memfasilitasi seluruh kepentingan tersebut dengan berbagai program dan kebijakan politik dan ekonomi.

di sisi lain, kaum muslimin Indonesia marah betul atas berbagai tragedi dan penindasan rezim Cina atas muslim Uighur maupun rezim AS dan sekutunya atas berbagai pendudukan atas sebagian dunia Islam. Sementara tidak ada yang akan mampu menghentikan kebijakan penindasan kotor mereka, sehingga benteng Islam dan kaum muslim tetap terjaga dan dilindungi oleh tentara dunia muslim, termasuk Indonesia.

Musuh-musuh Islam hari ini berani mendekati bangunan Islam, bahkan memanjatnya. Penistaan terhadap Islam dan umatnya marak, padahal penghinaan terhadap Islam sama dengan mengumumkan perang.
Namun hari ini belum ada satupun yang mengerahkan pasukan, rudal, dan artilerinya supaya orang yang ingin menghina Islam itu melupakan niatnya dan melupakan bisikan setan, sehingga para pendengki Islam pun tidak akan pernah berani lagi menghina Islam, karena takut kepada kekuatan penguasa muslim dan reaksinya.

Sesungguhnya sikap terbaik umat ini adalah dengan tidak merasa puas hanya bersikap pasrah dan berdiam diri di rumah-rumah mereka. Namun, mereka tergerak dan bergerak kompak berjuang dan meraih kemenangan, mengusir seluruh penguasa khianat dan abai terhadap urusan umat. Di tangan umat ini, hendaknya kita menjadi penjaga keamanan Islam dan kaum Muslim, Islam adalah agenda utama kita. Kita menolong (agama) Allah dan Allah pun menolong kita. Dengan demikian kita adalah orang-orang yang benar. Allahu Akbar!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox