Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Selasa, 30 April 2019

TEGAKNYA KHILAFAH: IMPIAN TERINDAH BURUH SEDUNIA


(REFLEKSI HARI BURUH INTERNASIONAL MAYDAI 1 MEI 2019)

dr. Salman FHAR*

Prolog

Seorang pria berbadan kurus dengan cambang tidak terurus terlihat murung disebuah pagi yang dingin dirumahnya di jalan pinggiran Kota London sekitar tahun 1865. Kini ia betul betul tidak mapan setelah keberadaannya ditolak di beberpa negara eropa. Ditengah himpitan batuk yang tak kunjung sembuh yang menyesakkan dada dan kerongkonagannya pria tersebut agaknya begitu terusik dengan kepemilikan individu yang ia anggap memicu pertentangan kelas. Di sebuah perusahaan di daerahnya terjadi hal paradox yang terus berulang. Di perushaaan terebut terdapat tiga pemilik perusahaan dengan pekerjaan minimalis. Sementara dikolong kantor di dalam pabrik ribuan buruh bermandi oli dengan pakaian lusuh bekerja keras. Ketika sampai saat pemberian gaji, buruh yang berjumlah ribuan tersebut dengan pekerjaan yang sangat dekat dengan risiko kematian mendapatkan porsi kecil. Sementara tiga pembesar perusahaanorang tadi mendapatkan porsi gaji yang besar.

Pria tersebut memikirkan Konsepnya yang “sederhana dan manusiawi”. Ia mengimpikan sebuah perusahaan milik buruh, yang bekerja di dalamnya buruh, dan yang paling untung juga buruh. Prototype itu menjadi cita cita negara komunis. Namun agaknya Uni Soviet telah gugur sebelum berkembang dan cita-cita kesejahteraan buruh melaui komunisme telah hancur berantakan dengan tragedi tersebut.

Sementara itu, di belahan bumi utara, di suatu pagi 1 Mei 1886 lebih dari 300 ribu pekerja yang berasal dari 13 ribu perusahaan sleuruh negeri turun ke jalan untuk menuntut haknya.
Ditengah kepulan asap yang menguasai daratan eropa dan amerika, mereka merasa telah menjadi korban puncak revolusi industri Barat. Pemogokan pun terjadi, hampir 100 buruh mogok kerja. Dua hari tersebut meletus bentrokan buruh dengan kepolisian Chicago dengan korban jiwa mulai berjatuhandan kerusuhan mulai membesar dan tak terkendali.
Sejak saat itu sudah banyak buruh berjuang dan telah banyak sorak sorai cita-cita buruh dihembuskan. Sudah jutaan pula janji perbaikan nasib para buruh disampaikan. Sudah beribu-ribu pemilihan datang menyapa buruh dengan janji manis. Namun janji tinggallah janji. Buruh masih merana hingga saat ini.

Indonesia, sejuta buruh sejuta janji
Indonesia di tahun 2019, dunia ketenaga kerjaan Indoensia masih kelam.  Kehadiran rezim Bapak Jokowi dengan jargon “sahabat wong cilik” bisa dikatakan tidak memunculkan titik cerah dunia ketenaga kerjaan. Padahal jika dicermati ada tiga janji besar rezim tersebut terhadap perbaikan ansib buruh yang diucapkan saat kampanye pikpres 2014 silam.

Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menyatakan bahwa rezim Jokowi gagal mewujudka tiga layak, yakni layak upah,layak kerja dan layak hidup bagi buruh. Rezim juga dinilai semakin menyulitkan posisi buruh dengan UU pengupahan dan pemagangan. UU pengupahan menghapuskan peran buruh dalam proses penetuan upah. Sedangkan menurutnya, pemagangan memunculkan gelombang PHK akibat adanya tenaga kerja magang yang siap bekerja di bawah upah minimum regional (UMR). Hal tersebut dinilai sebagai pemicu munculnya banyak kasus PHK, diantaranya PHK yang dialami oleh 1.095 karyawan Pertamina.

Anggota Komisi E DPRD Jawa tengah Rusman menilai setidaknya ada dua kebijakan Jokowi yang tidak pro buruh. Yakini PP nomor 78 tahun 2015 yang membatasi kenaikan upah pekerja. Dan PP nomor 45 tahun 2015 mengenai nominal iiuran dan besar manfaat jaminan pensiun yang sangat kecil (m.merdeka.com).

Rezim jokowi juga mengeluarkan Kebijakan Ekonomi Jilid IV pada pertengahan Oktober 2915 lalu. Paket tersebut menyatakan bahwa upah buruh akan naik setiap tahun dengan perhitungan dasar upah minimum provinsi sebelumnya. Hal ini ditentang oleh organisasi ketenagakerjaan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal menilai kenijakan tersebut hanya menguntungkan pengusaha justru memiskinkan buruh, pasalnya menurutnya buruh tidak lagi dilibatkan dalam pembahasan kenaikan upah karena rumusnyasudah tetap (republika.co.id, 2015).

Harapan buruh, dari negara yang kian cuek ke gerakan massa dan swasta
Dari keterpurukan negara dan sikap cuek nya terhadap kesejahteraan buruh, buruh melirik swasta dan bergerak secara partikelir. Mereka “menyerahkan harapan” kepada serikat pekerja dan LSM guna  merealisasikan cita-cita politik mereka. Organisasi-organisasi ketenagakerjaan melakukan segala daya upaya demi terwujudnya cita-cita kelayakan hidup tenaga kerja khususnya buruh. Sebagaimana banyak disampaikan tuntutan buruh melalui organisasinya untuk ikut serta dalam menentukan nasib mereka sendiri. Sebagai contoh, ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Sunarti pada momen hari buruh yang lalu menuntut agar buruh memiliki peran yang jelas dalam menentukan kebijakn pemerintah. Terutama yang berkaitan dengnan kesejahteraana mereka (detiknews.com).

Namun nampaknya gerakan buruh dan organisasi ketenaga-kerjaan berubah menjadi mesin suksesi langsung politik praktis. Padahal secara umum mayoritas pelaku pemillihan langsung terbukti gagal merealisasikan janji politik. Buruh dengan jumlah yang fantastis adalah ladang berkembang biaknya kepalsuan politsi. Para politisi (calge, paslon kadal, dan pilpres) mendatangi serikat buruh untuk meminta dukungan politik pemilihan langsung. Namun pada saat mereka berkesampatan merealisasikan janjinya (setelah mereka naik menjabat jabatan politisi), buruh ditinggakan dalam keadaan berharap hingga akhir hayat mereka.

Senada dengan hal tersebut menurut dosen ketenagakerjaan Pascasarjana Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, pergerakan serikat buruh di Indonesia tidak lagi efektif memfasilitasi kepentingan buruh dan malah cenderung mendekati kepentingan politik dengan berafiliasi dengan partai politik. Kepentingan untuk memperjuangkan hak sesama buruh selama ini dianggap tak terakomodasi dengan baik (www.cnnindonesia.com).  Fenomena tersebut berulang terus hingga saat ini.
Kekeliruan politisnya gerakan buruh adalah ketika menganggap problem mereka hanya apda sosok pemimpin atau rezim saja. Sehingga mereka dengan mudah melakukan kontrak politik dengna paslon tertentu padaha tidak ada jaminan kontrak politik tersebut terpenuhi. Bahan faktanya buruh hanya dihisap saat suksesi namun dicuekin saat aktor politik tersebut menang.

Akar Masalah Ketenagakerjaan dan Perburuhan, Kegagalan Negara Secara ideologis dan politis.

Secara ideologis, sistem politik demokrasi secara konsisten menjanjikan kebebasan. Sebab ia hadir untuk menghilangkan ketrbatasan yang dibawa oleh sistem feodalisme di masa sebelumnya. Demokrasi juga konon menjanjikan kesekahteraan karena pemerataan kesempatan akses ekonomi. Demokrasi mengundang seluruh kalangan untuk datang ke pesta demokrasi untuk mengambil kupon berisi segala impian rakyat. Kupon-kupon berisi janji kesejahteraan, persamaan, penghapusan kebodohan terbagi sepanjang pesta. Sampai akhirnya semua sadar bahwa hanya mereka yang punya duit yang dapat mencairkan kupon tersebut dan sisanya hanya kebagian kupon yang tida bernialai apa-apa begitu pesta usai.

Demokrasi memang tidak menjamin adanya pemenuhan janji politik. Ia hanya menyediakan kesempatan untuk berjanji. Dan buruh menjadi salah satu kecipratan permainan kotor tersebut.
Dengan problem ideologis tersebut, lahirlah akar masalah buruh yang belum mampu diselesaikan hingga saat ini, yakni: 

Akar masalah Pertama, negara gagal mensejahterakan rakyat secara umum
Negara adalah wadah resmi yang bertugas mensejhterakan rakyat termasuk buruh. Sebab negara hadir sebagai entitas yang diberikan mandat untuk menjadi pengelola seluruh sumber daya guna kemashlahatan. Negara juga mendapat legalitas yang dapat memaksa. Selain itu negara memiliki akses legal menggunakan unag negara untuk mensejahterakan rakyat termasuk buruh.

Indikator premistis yakni menggunakan pertumbuahan ekonomi, menunjukkan Indonesia negara gagal. Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hstiadi mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tak bergerak dari posisi 5 persen. Ia mengungkapkan berdsarkan penelitian empiris indonesia seharusnya mampu tumbuh minimal 6 persen. Artinya indoensia tumbuh dibawah angka potensial. Berarti pemerintah kurang punya dorongan untuk pertumbuhan ekonomi mencapai tingkat potensial. Tanpa pemerintah Indonesia saja bisa tumbuh 5 persen menurutnya. (m.cnnindonesia.com).

Dengan menggunakan Indikator riil yakni melihat ketercukupan kebutuhan dasar rakyat secara merata pun negara diduga gagal. Secara riil, masyarakat disebut sejahtera jika mereka telah mampu mendapatkan jaminan yang memadai dalam 6 kebutuhan pokok. Yakni mereka mendapatkan jaminan kebbutuhan pokok berupa barang (pangan, sandang, dan papan), maupun kebutuhan pokok berupa jasa (pendidikan, kesehatan, keamanan).

Namun saat ini pemerataan kebutuhan tersbut berlum merata. Bahkan ada rakyat yang masih belum tercukupi kebutuhan dasarnya. Kita masih ingat kisah nenek ana yang tinggal di rumah akrdus terminal Leuwioanjang Bandung beberapa waktu lalu (jabar.tribunnews.com). Bahkan untuk ukuran Ibukota Jakarta, kepemilikan rumah masih rendah. Sebagaimana dilansir oleh detikfinance.com, kepemilikan hunian di jakarta masih rendah, yakni 51%, berarti sekitar 49% diantaranya tidak memiliki tempat tinggal sendiri. Data tersebut terkonfirmasi dengan data yang dirilis oleh Badan pusat statistik bahwa 48,91% warga jakarta tidak punya hunian dan ada backlog atau kebutuhan papan untuk 1,3 juta rumah tangga (tirto.id). Secara keseluruhan, terdapat 12,5 juta KK di Indoensia yang tidak memiliki rumah (m.republika.co.id).

Dari sisi pangan, Indonesia juga belum mampu mensejahterakan rakyyat. Buktinya masih banyak yang emmakan seuatu yang dibawah standar. Dan juga tingga angka malnutrisi anak dan balita. Saat ini sekitar 19,4 juta warga tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari (kompas.com).

Kegagalan inilah yang berimbas kpada gagalnya negar amensejahterakan buruh. Kegegalan tersebut datas disebabkan oleh ideologi yang dianut Indonesia yang kapitalisme. Negara berkembag termasuk Indonesia banyak mengalami keukurangan “uang”. Sebab sumber penghasilan negara seperti BUMN telah diambil pihak lain atas nama privatisasi. Sehingga uang negara banyak dipasok dari utang dan pajak. Hal tersebut berlangusng bertahun tahun sehingga muncul disfungsi negara dalam menghadirkan dana jangka panjang hingga dana segera untuk kesejahteraan buruh.

Padahal indonesia memiliki potensi non pajak yang sangat besar. Indonesia sangat bisa menghimpun pendapatan yang sangat besar selain pajak. Riset yang berjudul economic estimation dan determinations of zakat potential ini indeonesia atas kerja sama institut pertanian bogor (IPB), baznas dan Islamic Development Bank (IDB) menyebutkan potensi zakat Indonesia yaitu sekitar 217 triliun rupiah. Dari jumlah fantastis tersebut baru trealisasi sebesar 1 persen saja (www.dompetdhuafa.org).

Kalaupun negara memiliki dana seperti di negara-negara kaya di Eropa dan Amerika, mereka tetap tidak dapat membendung aliran dana yang terkanalisasi ke pihak yang minoritas. Mereka jiuga tudak mampu terlepas dari jeratan utang riba yang melingkupi struktur keuangand an belanja negara mereka. Dan sewaktu waktu mereka bisa saj terkena krisis keuangan selanjutkankrisi ekonomi akibat bubble economy di sektro non riil.

Akar masalah kedua, negara gagal melahirkan kebijakan khusus buruh yang mensejahterakan.

Dengan genetik yang kapitalistik maka fenotip yang lahir dri kebijakan engara tentu akan lebih menguntungkan pemilik modal ketimbang buruh/pekerja. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya kebijakan ekonomi resim sekarang khususnya bidang ketenaga kerjaan tidak ammpu mengangkat kehidupan dan martbat buruh.

Kebijakan negara berupa sistem kontrak kerja perburuhan, pengupahan, dan sebagainya saat ini cenderung merugikan buruh. Demikian juga outsorching bahkan memasukkan tenaga kerja asing menambah pilu ansb buruh dalam negeri. Selain itu juga terdapat pemagangan yang membuat perusahaan seenaknya bisa memecat karyawan yang memiliki gaja full karena mendapat suntikan tenaga magang yang rela dibayar jaug dari gaji biasa.

Akar masalah Ketiga negara gagal mengontrol dan mengevaluasi kinerja perusahaan dan industri tempat buruh bekerja.

Sasat ini kontrol negara amsih sangat lemah pada perusahaan-perusahaan yang memperkerjakan buruh. Bahkan terkesan ada pembiaran perusahan-perusahaan tersebut menghisap buruh tanpa memperhatikan faktor kesejateraan, kemanusiaan dan akhlak mereka.

Saat ini masih ada buruh yang tidak mendapatkan pembinaan imtaq. Mereka kadang bekerja mengorbankan waktu sholat (bagi yang muslim). Bahkan ada perusahaan yang melarang karyawatinya memenuhi kodrat mereka sebagai wanita. Di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung Jakarta-sebagai area industri kelas kakap, bercokol 94 perusahaan yangs ebagian besar di bidang garmen. Di sana terdapat sekitar 70 ribu buruh wnita. Ada beebrapa kasus dimana perusahaan tidak memberikan hak sebagai wanita, seperti hamil dan mengurus keluarga bagi anitaa. Seperti kasus seorang buruh Mira yang mengaku ditekan perusakhaan PT. Amos saat ia ketahuan hamil. Ia mengaku abhwa beban kerjanyan bahkan tidak dikurangi walaupun dia sudah hamil 7 bulan!! (m.kbr.id)
Tentu kasus-kasus tersebut ibarat gunung es. Masih banyak kasus pelanggaran akibat lemahnya akontrol negara terhadap buruh dan tenaga kerja di negeri ini.

Kolaborasi dari tiga kegagalan tersebut menghantarkan buruh menjadi korban yang kesekian dari penerapan sistem kapitalisme di Indonesia, juga Dunia. Perlu adanya revisi yang bersifat ideologis untuk mengatasi hal tersebut.

Kebijakan Ketenagakerjaan Islam
Dalam islam, buruh adalah sebuah profesi. Ia tidak menentukan mulia dan tidak nya seseorang. Bahkan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam memuji laki laki yang bekerja mengelularkan keringat untuk keluarganya sebagai orang yang terpuji.

Secara normatif, kunci kesejahteraan buruh terdapat pada tiga aspek yang saling berkaitan. Aspek terebut yaitu; (1) Jaminan kesejahteraan secara umum untuk seluruh warga negara; (2). Pengaturan negara terhadap kebijakan kerja dan profesi ketenagakerjaan; dan (3) Pengaturan dan kontrol mekanisme dan perlakukan terhadap pekerja di tempat kerja.

/Usaha Negara Mensejahterakan Warga Negara/

Dalam Islam negara lah yang mensejahterakan buruh. Artinya, Buruh tidak menggantungkan kesejahteraanya hanya kepada gaji dan pendapatannya semata. Kebutuhan pokok buruh tidak hanya dipenuhi melalui mekanisme pasar semata, melainkan dijamin oleh negara. Ini lahnyang tidak dimilliki oleh sistem yang lain.

Islam memberikan kesejahteraan kepada rakyat dengan menerapkan syariah islam. Ini lah kunci akidah dan ideologis bagi munculnya kesejahteraan.

حيثما يكون الشرع تكون المصلحة
“Di mana ada syariah, maka di situ ada maslahat.”

Islam menuntaskan masalah defisit pemasukan negara dengan vitalisasi pemasukan negara selain pajak. Pada masa Umar Bin Khattab, pendapatan negara khilafah sangat besar. Sehingga kesejahteraan merata di sleueruh warga negara. Diwan dan baitu maal dibuat sedimikan rupa.

Awalnya baitul maal yang terstruktru di zaman Khalifah Umar bin Khattab dibuat karena ada pemasukkan yang cukup besar dari kharaj dari bahrain dimana abu hurairah pada tahun 16 H . Menurut sebagian leteratur pemasukan tersebut sebesar 500.000 dirham yakni setara Rp. 15.721.000.000 (1 dirham = 3,98 gram perak. Harga 1 gram perak menggunakan harga Rp 7.900).

Di masa Umar bin Khattab, tanah yang dinyatakan sebagai milik negara berjumlah sekitar 4.000.000 hektar. Pendapatan dari tanah ini mencapai 7.000.000 dinar setiap tahun, yang semata-mata digunakan untuik kesejajahteraan umat. Jumlah kharâj dari Iraq berkisar 86.000.000 dirham setiap tahun. Dengan penerapan sistem ini, tanah-tanah yang sebelumnya tidak terurus, kemudian terolah baik, sehingga pada tahun kedua terjadi lonjakan pendapatan yang tinggi sekali, dari 86.000.000 menjadi 100.020.000 dirham atau setara 315 ribu triliun rupiah!!

Sebagai gambaran kesejahteraan umum masyarakatt dapat dillihat pada tunjangan yang dikeluarkan oleh negara kepada warga negar apada masa Umar Bin Khattab. Disebutkan bahwa setiap kepala mendapat tunjangan baitul mal. Jumlah tertinggi adalah 12.000 dirham atau setara Rp. 377.304.000 dan yang terkecil sekitar 200 dirham atau setara  Rp. 6.288.400 per kepala. 

Secaraumum rakyat dalam sistem khilafah akan mendapakan perlakukan ekonomi yang komprehensif dari negra. Garis besarnya adalah:

Pertama, Negara melakukan pemenuhan kebutuhan pokok berupa barang (pangan, sandang, dan papan). Pangan dan sandang adalah kebutuhan pokok manusia yang harus terpenuhi. Tidak seorangpun yang dapat melepaskan diri dari dua kebutuhan itu. Oleh karena itu, Islam menjadikan dua hal itu sebagai nafkah pokok yang harus diberikan kepada orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya. Demikianlah, negara harus berbuat sekuat tenaga dengan kemampuannya, sesuai dengan ketentuan-ketentuan Islam, yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan dan memungkinkan dinikmati oleh setiap individu yang tidak mampu meraih kemaslahatan itu.

Kedua, negara melakaukan Pemenuhan Kebutuhan Pokok Berupa Jasa (Pendidikan, Kesehatan dan Keamanan). Pendidikan, kesehatan, dan keamanan, adalah kebutuhan asasi dan harus dikecap oleh manusia dalam hidupnya. Berbeda dengan kebutuhan pokok berupa barang (pangan, sandang, dan papan), dimana Islam melalui negara menjamin pemenuhannya melalui mekanisme yang bertahap. Maka terhadap pemenuhan kebutuhan jasa pendidikan, kesehatan, dan keamanan dipenuhi negara secara langsung kepada setiap individu rakyat. Hal ini karena pemenuhan terhadap ketiganya termasuk masalah “pelayanan umum” (ri’ayatu asy syu-uun) dan kemaslahatan hidup terpenting. Islam telah menentukan bahwa yang bertanggung jawab menjamin tiga jenis kebutuhan dasar tersebut adalah negara. Negaralah yang harus mewujudkannya, agar dapat dinikmati seluruh rakyat, baik muslim maupun non-muslim, miskin atau kaya. Sedangkan seluruh biaya yang diperlukan, ditanggung oleh Baitul Maal.

Dengan adanya politik jamiann kesejahteraan yang demikian kokoh, maka jalan terang untuk “mengalirkan”kesejahteraan kepada buruh pun terbuka lebar. Islam terlebih dahulu menjamin 6 kebituhan pokok rakyat termasuk buruh, sehingga mereka tidak menggantungkan kesejahteraan mereka hanya dari kerjasama kerja mereka saja, ataupun hanya dari upah mereka saja melainkan dari jaminan negara yang terintegrasi.

/Kebijakan Khusus Negara untuk Tenaga Kerja dan Buruh/

Paradigma Islam tentang buruh adalah yang melindungi bukan mengeksploitasi. Tidak seperti sistem kapitalisme yang menganggap bahwa buruh hanyalah bagian dari faktor produksi yang manajemen nya diserahkan kepada mekanisme ekonomi, sistem islam memandang burh lebih utuh. Ia adalah komponen yang wajib ditunbuhkan keimanannya, dijaga seluruh kepemilikannya dan disediakan kelayakan kerja dan kelayakan upah sesuai dengan prinsip moral dan keadilan. Individu buruh dianggap sebagai makhluk yang mendapatkan kebaikan dari islam.

Ketenaga kerjaan didalam islam (Ijaratul Ajir), yakni bekerja dalam rangka memberikan jasa (berupa tenaga maupun keahlian) kepada pihak tertentu dengan imbalan sejumlah upah tertentu. Ijarah adalah pemberian jasa dari seorang ajiir (orang yang dikontrak tenaganya) kepada seorang musta’jir (orang yang mengontrak tenaga), serta pemberian harta dari pihak musta’jir kepada seorang ajiir sebagai imbalan dari jasa yang diberikan. Oleh karena itu ijarah didefinisikan sebagai transaksi terhadap jasa tertentu dengan disertai imbalan (kompensasi).

Memenuhi syarat sahnya transaksi ijarah yakni: (a) orang-orang yang mengadakan transaksi (ajiir & musta’jir) haruslah sudah mumayyiz yakni sudah mampu membedakan baik dan buruk. Sehingga tidak sah melakukan transaksi ijarah jika salah satu atau kedua pihak belum mumayyiz seperti anak kecil yang belum mampu membedakan baik dan buruk, orang yang lemah mental, orang gila, dan lain sebagainya; (b) Transaksi (akad) harus didasarkan pada keridhaan kedua pihak, tidak boleh karena ada unsur paksaan.

Rasulullah bersabda:

’Tiga orang yang Aku musuhi pada hari kiamat nanti, adalah orang yang telah memberikan (baiat kepada Khalifah) karena Aku, lalu berkhianat; orang yang menjual (sebagai budak) orang yang merdeka, lalu dia memakan harga (hasil) penjualannya; serta orang yang mengontrak pekerja kemudian pekerja tersebut menunaikan pekerjaannya, sedang orang itu tidak memberikan upahnya (HR Ahmad, Bukhari, dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah).

Pemberian upah dalam Islam sangat manusiawi. Menurut Al-Badri (1990), Ad Damsyiqy menceritakan suatu peristiwa dari Al Wadliyah bin atha’, yang mengatakan bahwa di kota Madinah ada tiga orang guru yang mengajar anak-anak. Oleh Khalifah Umar Ibnu Al Khathab, atas jerih-payah itu beliau memberikan gaji kepada mereka sebesar 15 dinar setiap bulan (satu dinar = 4,25 gram emas). Totalnya 63,75 gram emas. Jadi kalaulah dianggap satu gram emas harganya sekitar Rp 600.000, berarti gaji guru, pengajar anak-anak, lebih kurang Rp. 38.250.000. (Bandingkan dengan gaji guru atau upah profesi lainnya sekarang).
/
Kebijakan Manajerial Perusahaan Yang Melindungi Buruh/

Pada tataran yang paling praktis, perusahaan dan industri tempat bekerja menajdikan buruh bukan sebagai “sapi perahan” melainkan warga negara yang diakui hak dan kewajibannya dalam melakukan produksi. Manajemen kerja buruh buruh di perushaan swasta maupun BUMN juga dikontrol oleh negara. Seluruh perusahaan harus tunduk ke dalam aturan umum tentang aktivitas kerja, penggajian, jam kerja dan pemenuhan hak buruh.

Perusahan wajib menjaga kesehatan buruh. Mereka wajib menyediakan wakytu sholat bagi buruh muslim dan kelayakan ibadah bagi agama yang lainnya. Perusahaan wajib menyediakan pembianaan kepribadian Islam bagi buruh muslim.

Dengan melaksanakan tiga hal diatas, Islam mampu merealisasikan kesejahteraan burh secara baik. Paradigma politik yang islami diimplementasikan dalam kebijakan negara yang khas, yakni Khilafah.

/Epilog/

Sekumpulan pemuda lusuh dengan rokok ditangan mengepul d jalan berdebu ibukota pada satu mei 2019. Mereka dan puluhan kawannya yang kini mulai bergabung terlihat sedang bernostalgia dan uforia hari buruh. Mereka membawa spanduk lusuh dengan tulisan: Tuntutan kami: (1). Tolak PP 78/2015 Tentang Pengupahan, (2). Jaminan sosial khususnya BPJS Kesehatan, (3) Perlindungan hukum dan peningkatan kinerja Pengawas, dan (4) Tolak Pemagangan. Dibawah bendera serikat pekerja warna warni berlatar belakang gedung kaca pertamina mereka memulai long march hari buruh pagi ini..

Seorang pria paruh baya dengan wajah klimis melaju dalam angkutan umum melewati kerumunan aksi buruh tersebut. Di pikirannya, pria tersebut seperti dihinggapi kegellisahan sekaligus cahaya berfikir yang agak menyilaukan. Pria tersebut sadar bahwa buruh tetap bergerak. Mereka masih istiqomah turun ke jalan, meneriakan tuntuan buruh tentang kesejahteraandan kehormatan, tentang impian perlindungan hukum dan jaminan sejahtera dari negara. Sayangnya Sudah puluhan tahun teriakkan itu bergema, satu persatu tumbang ditelah asap hedonisme para kapitalis.

Sungguh Mereka sudah menunggu terlalu lama. Saatnya Terapkan syariah tegakkan khilafah!! Segera!! Allahuakbar!!

Allahu a’lam bi shshawab
Bima Bumi Dakwah
1 Mei 2019
[]

2 komentar:

  1. KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA BERKAT BANTUAN AKI SOLEH
    MAKANYA SENGAJA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET !!!

    assalamualaikum wr, wb, saya IBU RAHMA saya Mengucapkan banyak2
    Terima kasih kepada: AKI SOLEH
    atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
    alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
    dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2…
    orang tua saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
    sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2.
    Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
    yang ingin merubah nasib
    seperti saya...?
    SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SOLEH No; { 082-313-336-747 }

    Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini...!!
    1: Di kejar2 tagihan hutang..
    2: Selaluh kalah dalam bermain togel
    3: Barang berharga sudah
    terjual buat judi togel..
    4: Sudah kemana2 tapi tidak
    menghasilkan, solusi yang tepat..!
    5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual blom dapat juga,
    6: Pelet pemikat hati untuk pria
    7: Pesugihan tanpah tumbal
    8: Dukun santet paling ampuh
    satu jalan menyelesaikan masalah anda..
    Dijamin anda akan berhasil
    silahkan buktikan sendiri
    Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA)
    No WA Aki : 082313336747

    TERIMA KASIH YANG PUNYA
    ROOM ATAS TUMPANGANYA SALAM KOMPAK SELALU

    (1)"http://angkaramalantogel.blogspot.co.id/"

    (2) "Pelet Khusus Untuk Pemikat Hati Pria"

    (3) "Ilmu Santet Ganas"

    (4) "Asli Pusat Pesugihan Putih Tanpa Resiko"

    BalasHapus
    Balasan
    1. KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA BERKAT BANTUAN AKI SOLEH
      MAKANYA SENGAJA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET !!!

      assalamualaikum wr, wb, saya IBU RAHMA saya Mengucapkan banyak2
      Terima kasih kepada: AKI SOLEH
      atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
      alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
      dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2…
      orang tua saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
      sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2.
      Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
      yang ingin merubah nasib
      seperti saya...?
      SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SOLEH No; { 082-313-336-747 }

      Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini...!!
      1: Di kejar2 tagihan hutang..
      2: Selaluh kalah dalam bermain togel
      3: Barang berharga sudah
      terjual buat judi togel..
      4: Sudah kemana2 tapi tidak
      menghasilkan, solusi yang tepat..!
      5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual blom dapat juga,
      6: Pelet pemikat hati untuk pria
      7: Pesugihan tanpah tumbal
      8: Dukun santet paling ampuh
      satu jalan menyelesaikan masalah anda..
      Dijamin anda akan berhasil
      silahkan buktikan sendiri
      Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA)
      No WA Aki : 082313336747

      TERIMA KASIH YANG PUNYA
      ROOM ATAS TUMPANGANYA SALAM KOMPAK SELALU

      (1)"http://angkaramalantogel.blogspot.co.id/"

      (2) "Pelet Khusus Untuk Pemikat Hati Pria"

      (3) "Ilmu Santet Ganas"

      (4) "Asli Pusat Pesugihan Putih Tanpa Resiko"

      Hapus

Adbox