Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Rabu, 24 Oktober 2018

UMAT ISLAM KEMBALI TERLUKA DI REZIM PANCASILA


Oleh: Firdaus Bayu, Pusat Kajian Multidimensi

Hingga hari ini, sakit hati umat Islam masih menyala kuat lantaran insiden pembakaran bendera tauhid yang telah ramai diberitakan di medsos. Salah satu alasan yang melatar belakangi pembenaran tindakan itu adalah demi menjaga NKRI dan membela Pancasila. Entah bagaimana logika berpikirnya, bendera bertuliskan kalimat tauhid tersebut diperlakukan seperti bendera musuh yang pantas dihinakan.

Ini merupakan luka umat Islam yang kesekian kalinya di rezim ini, setelah sebelumnya mereka terluka oleh kasus penistaan Al Maidah 51 oleh Ahok, lalu fitnah ajaran Islam oleh Victor Laiskodat, juga luka umat Islam tentang dibatasinya ruang gerak mereka dalam berdakwah. Pembubaran HTI misalnya, jelas melukai hati umat Islam, sebab HTI adalah bagian dari persaudaraan umat Islam di negeri ini yang juga sama-sama aktif beramar ma’ruf nahi mungkar. Juga penghadangan Ustadz Abdul Somad dan tokoh-tokoh dakwah lainnya yang seringkali ditolak dengan alasan yang sama.

Jika kita amati, alasan yang selalu mereka gunakan dalam tindakan kesewenang-wenangan tersebut ialah untuk membela Pancasila. Begitu pula jika kita kaitkan dengan peristiwa pembakaran bendera tauhid ini. Ternyata, dalam praktiknya, banyak sekali pertentangan yang terjadi antara dakwah Islam dengan Pancasila, menurut mereka.

Jika dakwah dan simbol Islam selalu saja ditolak demi mengamankan Pancasila, maka tidak menutup kemungkinan jika pada akhirnya umat meragukan Pancasila sebagai falsafah yang Islami. Pasalnya, ada ajaran-ajaran Islam yang tidak diterima di bumi Pancasila ini. Khilafah misalnya, sebagai ajaran Islam yang wajib hukumnya, ditolak karena bertentangan dengan Pancasila. Lalu sekarang, bendera tauhid, sengaja dibakar dan dibela oleh orang-orang yang selama ini mengaku paling NKRI, paling Pancasialis di negeri ini. Dengan alasan apapun, yang jelas hal menyedihkan ini telah menyayat hati umat Islam. Kita lihat saja, apakah Pancasila bisa melindungi bendera tauhid umat Islam? Wallaahu a’lam bishshawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox