Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Rabu, 24 Oktober 2018

Tauhid, Unsur Paling Fundamental Dalam Islam




Mochamad Ali R
(Progres Silaturahmi Aktivis Jombang)

Kalimat tauhid adalah hal yang paling pokok dan mendasar,menjadi pedoman bagi kaum muslimin dalam menjalani kehidupan. Oleh sebab itu, bagi seorang muslim yang menyadari, menjunjung tinggi kalimat tauhid adalah kewajiban, berkewajiban untuk mengamalkannya, mengimplementasikan dalam perilakunya.

Kalimat tauhid sendiri menjadikan Allah swt sebagai satu-satunya penyembahan dan Muhammad saw sebagai utusan Allah.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” ( QS Adz Dzariyaat 56).

Kalimat tauhid adalah sebagai pembeda antara yang beriman kepada Allah dengan yang ingkar kepadaNya. Yang menjadikannya sebagai identitas kaum muslimin, menjadi pemersatu diatas persamaan yang hakiki.

Rosululloh saw mengamanahkan kepada para sahabat agar mendakwahkan tauhid terlebih dulu sebelum yang lainnya. Rosululloh saw  bersabda kepada Mu’adz bin Jabal ra “Jadikanlah perkara yang pertama kali kamu dakwahkan ialah agar mereka mentauhidkan Allah swt.” (HR Bukhori dan Muslim).

Dalam hadits yang lain, Rosululloh saw bersabda, “Barang siapa yang perkataan terakhirnya Laa ilaaha illalloh niscaya masuk surga.” (Riwayat Abu Dawud, Ahmad dan Hakim dihasankan Al Albani dalam Irwa’ul Gholil).

Dalam sejarahnya, tertulis beberapa beberapa sahabat Rosululloh saw yang menjadi syuhada dalam perang mu'tah demi mempertahankan bendera bertuliskan kalimat tauhid, nama-nama sahabat ini adalah Zaid bin Haritsah, Ja'far bin Abu Tholib, dan Abdullah bin Rawahah.

Ironi pembakaran bendera tauhid
Bila berkaca dari sejarah perang mu'tah dengan syahidnya para syuhada yang mempertahankan bendera bertuliskan kalimat tauhid, kita sebagai muslim berkewajiban menjaga izzah kalimat tauhid. Namun kaum muslimin dikagetkan dengan peristiwa yang sangat tidak bisa ditolerir baru-baru ini, terjadi pembakaran bendera tauhid. Sebuah tindakan penistaan simbol agama Islam yang sangat menyakiti hati kaum muslimin. Dan lebih ironisnya pelaku pembakaran dilakukan oleh beberapa anggota Banser, yang mengaku sebagai ormas Islam. Anehnya, dengan diiringi lagu ormas mereka, para penista bendera tauhid ini dengan bangganya membakar bendera tauhid. Bukti bahwa ormas mereka lebih tinggi kedudukannya ketimbang kalimat tauhid. Sungguh, bahaya penyakit kronis ashobiyah pemecah ukhuwah kaum muslimin.

Kewajiban menerapkan tauhid
Tauhid adalah nyawa kaum muslimin, tanpanya kaum muslimin kehilangan jati dirinya. Tauhid yang sebagai pedoman, mewajibkan kaum muslimin untuk mengilhami kalimat tauhid dalam hati, menerapkan kalimat tauhid dengan mengamalkan segala hukum yang bersumber dari Quran dan Sunnah, dengan kata lain menerapkan Syariah secara kaffah.

Rosululloh saw bersabda, “Hak Allah swt yang harus ditunaikan hamba yaitu mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun…”(HR. Bukhori dan Muslim). Menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya artinya tidak berpedoman kepada hukum yang lain selain Syariah Allah, terlebih hukum ciptaan manusia. Kaum muslimin hanya wajib berpedoman pada Syariah Allah swt, menerapkannya secara menyeluruh dalam seluruh lini kehidupan. Sebab Syariah bukan sebatas pada aturan ibadah mahdhah saja. Inilah sebenarnya inti dari makna tauhid, menjadikan Syariah sebagai solusi atas segala permasalahan.
"Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat, (QS.An-Nisa’ : 105)
Pengamalan kalimat tauhid adalah dengan menerapkan Syariah secara kaffah. Dengan menerapkannya, maka tak akan terjadi lagi pembakaran bendera tauhid, takkan ada lagi generasi yang berani menghinakan Islam sebab dengan penerapan Syariah Islam secara kaffah akan membentuk generasi yang menjunjung tinggi kalimat tauhid dan keberkahan akan menaungi semesta alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox