Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Rabu, 28 Maret 2018

Indonesia Bisa 'Bubar'?



Oleh: Amin S (LANSKAP)

Masyarakat masih dihebohkan soal prediksi Indonesia 'bubar' yang viral belakangan ini. Terlepas itu sebatas propaganda politik oleh kelompok tertentu sebagai bagian dari konstelasi tahun politik sekarang ini, namun harus disadari bahwa segala sesuatunya memang mungkin saja bisa terjadi.

Sudah semestinya potensi ancaman 'bubar'-nya Indonesia diantisipasi dan dicegah sejak dini. Namun jangan dilupakan bahwa telah ada ancaman yang nyata, sudah dan masih terjadi plus semakin masif daya rusaknya yaitu neo imperialisme dan neo liberalisme yang lahir dari kapitalisme sekular global. Inilah bahaya sesungguhnya yang nyata di depan mata dan terbukti semakin mendegradasi umat ke jurang kehancuran permanen.

Dengan instrumen demokrasi, kapitalisme berhasil menghegemoni sistem politik dengan memasang boneka-bonekanya sebagai penguasa yang akan menjalankan seluruh agenda neo imperialisme. Melalui mekanisme pasar global yang ultra liberal berhasil mendisposisi kepemilikan rakyat dan negara atas kekayaan negeri ke tangan segelintir kapitalis atas nama privatisasi maupun sekuritisasi aset. Akibatnya negara menjadi begitu tergantung kepada pajak dan pencabutan aneka subsidi yang membuat rakyat semakin terhimpit  Alhasil, kesenjangan ekonomi begitu menganga dengan penumpukan kekayaan pada segelintir orang saja.

Ekspansi dan invasi budaya liberal secara brutal menghasilkan masyarakat yang serba bebas, hedonis dan jauh dari nilai agama. Sehingga meruntuhkan bangunan masyarakat yang beradab dengan standar moralitas yang amburadul. Seks bebas, perselingkuhan, narkoba, buruknya budi pekerti, liarnya LGBT, paparan pornografi-aksi yang meluas, adalah gambaran degradasi peradaban masyarakat akibat infeksi liberalisme.

Ada upaya dari Barat untuk semakin menjauhkan masyarakat terhadap Islam melalui proyek sekulerisasi. Inilah ancaman nyata yang sangat urgen untuk segera didapatkan solusinya. Jika tidak, Indonesia makin terpuruk. Hmm....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox