Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Senin, 05 Maret 2018

HTI Tetap Hidup


Oleh : Firdaus Bayu (Pusat Kajian Multidimensi)

Menurut Koalisi 1000 Advokat Bela Islam, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidaklah dibubarkan, namun hanya dicabut badan hukumnya. Menurutnya, objek putusan atas perkara yang HTI jalani selama ini hanyalah sebatas pencabutan status pengesahan pendirian badan hukum, dan bukan pembubaran, apalagi penetapan sebagai ormas terlarang. Lebih jelas, keterangan tersebut bisa dibaca di http://www.pojok-aktivis.com/2018/03/ini-pernyataan-hukum-koalisi-1000.html.

Kebenaran itu selalu ditakdirkan menang atas kejahatan, sebetapapun kejahatan itu mendominasi medan. Sejak awal berperkara, publik memang sudah melihat banyak kejanggalan yang terjadi di atas meja hijau HTI ini. Mulai dari pengumumannya yang terkesan dipaksakan, hingga argumenetasi tak berdasar yang pemerintah sampaikan dalam setiap persidangannya. Karena itu, wajar saja jika selanjutnya banyak dukungan yang HTI terima dari berbagai tokoh agama dan politisi, termasuk praktisi hukum.

Berdasarkan pernyataan koalisi 1000 Advokat Bela Islam di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa hingga hari ini sebetulnya Hizbut Tahrir Indonesia tetaplah hidup dan berhak menunaikan visi dakwahnya di tengah-tengah umat negeri ini. Maka, tak sepatutnya ada persekusi terhadap para aktifis HTI, termasuk pada ajaran Islam khilafah yang selama ini menjadi brand dakwah HTI.

Karena itu, lanjutkan saja dakwah Anda sekalian wahai para aktifis HTI dan simpatisannya, demi terwujudnya kebaikan Indonesia. Rakyat telah mempercayai ketulusan yang Anda tunjukkan. Mudah-mudahan persatuan umat Islam yang selama ini dicita-citakan lekas terwujud, hingga kemenangan umat ini benar-benar terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox