Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Selasa, 16 Januari 2018

Berganti Tahun Bertambah Harapan


dr.Muhammad Amin, M.Ked.Klin,SpMK

Bagi penderita penyakit katastropik, para ulama yang dipersekusi, para mahasiswa
yang dikebiri aspirasinya, dan rakyat yang terdzalimi, Insyaallah harapan menjadi lebih baik
akan selalu ada. Mengapa? Bukankah sekarang jaman sulit? Malah di tahun kemarin ada
suara-suara untuk menaikkan premi BPJS, menurunkan beban pembiayaan BPJS atau adanya
cost sharing antara BPJS dengan pasien, kenaikan TDL dan BBM yang diam-diam? Malahan
ormas yang dulu sering aksi ketika ada kenaikan BBM dan TDL sekarang dibubarkan dengan
menggunakan perppu yang sudah berubah menjadi undang-undang. Dan bukankah para kaum
LGBT juga malah semakin berani menampakkan aktifitasnya setelah hakim MK menolak
mengkriminalkan mereka? Belum lagi adanya pencitraan-pencitraan berpura-pura miskin
atau hidup sederhana yang berpotensi mengelabui rakyat, sehingga rakyat menjadi senang
dan melupakan kedzaliman yang menimpanya? Oya, satu lagi: bukankah kita belum bisa
membela saudara-saudara kita yang sedang didolimi Yahudi Israel di Palestina maupun yang
ada di Suriah dan Myanmar. Bukankah dan bukankah...

Ketahuilah bahwa setidaknya ada 2 kelompok di dunia ini yang mengetahui fajar
kemenangan ini benar-benar akan segera terbit. Kelompok yang pertama adalah yang
mempelajari dan mengimani janji Allah bahwa kemenangan itu adalah bagi orang-orang
beriman ( َینِتَّقُمْلِلُ ةَبِاقَعْالَ و ,QS al-qashash 83), atau janji-Nya di dalam QS an-Nur bahwa orang
yang beriman akan dijadikan khalifah di muka bumi (QS an-Nur:55). Kelompok ini juga
melakukan berbagai ikhtiar untuk menjalani kewajiban meraih kemenangan tersebut, karena
mereka menyadari bahwa kemenangan tersebut wajib diusahakan, bukan hanya ditunggu.
Kelompok ini sangat meyakini bahwa kemenangan berupa khilafah akan datang sebentar lagi.
Berita kedatangannya disampaikan oleh rasulullah SAW:

...إِنَّ زَ وَ ى لِي الأْ َرْ ضَ فَرَ أَیْتُ مَشَارِ قَھَا وَ مَغَارِ بَھَا وَ إِنَّ أُمَّتِي سَیَبْلُغُ مُلْكُھَا مَا زُ وِيَ لِي مِنْھَا-أخرجھ مسلم)
Sesungguhnya Allah membentangkan bumi untukku, maka aku melihat timur dan baratnya.
Dan sesungguhnya ummatku akan tiba kekuasaannya kepada bumi yang dibentangkan
untukku (HR.Muslim).

قال الامام الخطابي:... أَنَّ الأْ َرْ ضَ زُ وِیَتْ لِي جُمْلَتُھَا مَرَّ ةً وَ احِ دَةً فَرَ أَیْت مَشَارِ قَھَا وَ مَغَارِ بَھَا ، ثُمَّ ھِيَ تُفْتَحُ لأِ ُمَّتِي جُزْ ءًا فَجُزْ ءًا
...حَتَّى یَصِ لَ مُلْكُ أُمَّ تِي إِلَى كُلِّ أَجْزَ ائِھَا المباركفوري, تحفة الاحواذي بشرح سنن الترمذي

, 5 :468(
Dalam penjelasannya, Imam al-Khattabi mengatakan sesungguhnya bumi dibentangkan
untukku keseluruhannya sekali bentang. Maka aku melihat timur dan baratnya. Kemudian
bumi tersebut ditaklukkan untuk ummatku sejengkal-demi sejengkal, hingga sampailah
kekuasaan ummatku kepada setiap bagiannya (Al-Mubarakfury dalam kitab Tuhfatul
ahwadzi, syarah sunan Tirmidzi).

Kelompok pertama ini begitu meyakini berdasar pemberitaan yang disampaikan baik
oleh Allah maupun rasulullah. Maka baginya meski ada upaya jahat dari manapun untuk
memperburuk suasana hingga kondisinya laksana malam yang gelap, keyakinan akan
terbitnya fajar kemenangan tak kan tergoyahkan. Mereka tak surut berjuang menjalani
kewajibannya, sambil terus bermohon kepada Allah untuk mendapatkan pertolongan-Nya
(bersambung dulu ya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox