Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Senin, 18 September 2017

Derita Rohingya…


Oleh: Minah, S.Pd.I
(Praktisi Anak Dan Remaja)

Sedih, itulah yang dirasakan. Saat mendengar berita kaum Muslim dirohingya.
Mereka dibantai, disiksa, dibakar hidup-hidup bahkan dibunuh layaknya binatang. Serta mereka diperlakukan secara biadab.

Apakah kita akan diam saja? Melihat saudara kita diperlakukan demikian? Tentu tidak.
Walau beda tempat, mereka tetap saudara Muslim kita. Sudah sepantasnya kita harus menolong semampu kita. walau hanya doa dan bantuan harta. Dan itu dilakukan hanya karena Allah.

Rasulullah SAW bersabda:
“Perumpamaan kaum Mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” (HR. Muslim)

Bisa kita lihat, antusias kaum Muslim yang lain terhadap Muslim Di Rohingnya, nampaknya ini terjadi karena umat Islam bersatu menyuarakan penghentian kekerasan terhadap  Muslim Rohingya. Aksi bela Rohingya yang diselengarakan demi membela mereka. Bantuan kemanusiaan, dan seruan langkah tegas pemerintah untuk kirim tentara dan lain-lain dilakukan oleh semua komponen umat Islam.

 Begitu besarnya suara penentangan terhadap kekerasan yang didukung Rezim Budha Myanmar,  menunjukkan makin tingginya kesadaran umat Islam untuk membela saudaranya dan menunjukkan manifestasi ukhuwah Islamiyah.

Jika umat Islam bersatu, maka, derita rohingya dan kaum Muslim dibelahan bumi lain, akan terselesaikan. Bersatu untuk mewujudkan Islam kaffah, agar Islam bisa dijalankan sempurna, syariat Islam diterapkan secara sempurna. Wallahualam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox