Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Sabtu, 05 Agustus 2017

Indonesia yang Ditertawakan (Aneh tapi Nyata)



Oleh : Habil Marati

Reformasi itu benar benar telah menghancurkan Negara Indonesia yang berdaulat, serta sangat memperlakukan Rakyat Indonesia di mata Dunia. Reformasi telah menjadikan Negara Indonesia sebagai  bahan tertawaan dunia internasional, ini di sebabkan ketidak singkroan antara Kebijakan Pemerintah, terhadap Hajat hidup rakyat dengan UUD2002 maupun dengan fakta fakta ekonomi.

Fakta, menunjukan Negara Indonesia memiliki segalanya sumber daya ekonomi, Fakta Indonesia memiliki arsitek demokrasi yang tidak di miliki oleh Negara lain. demikian juga, Fakta UUD2002 tidak singkron dengan habitat Politik Indonesia, fakta bahwa UUD2002 tidak menyatu dengan Jiwa dan karakter Bangsa Indonesia. Akibatnya bangsa Indonesia mengalami krisis Intelektual, Bangsa Indonesia mengalami halusinasi dan sindrom pradaban. Ini semua terjadi akibat berhala UUD2002 yang mengkikis rasa percaya diri sebahagian besar bangsa Indonesia.

Bangsa Indonesia sadar bahwa apa yang sedang terjadi dan apa sedang berlangsung baik di ekonomi, di politik, di Demokrasi, di penegakan hukum maupun di sosial adalah salah dan telah  menyimpang jauh dari cita cita Para prendiri bangsa ini, tapi IRONISNYA Bangsa Indonesia tidak mampu menghentikannya kerusakan yang sedang berlangsung ini, pada hal kerusakan ini terjadi di depan mata Bangsa Indonesia sendiri.

Saya ingin menggugah Pak Jokowi sebagai President Negara Republik Indonesia, untuk mengembalikan  kewibawaan bangsa Indonesia agar kita bangsa Indonesia tidak ditertawakan terus menerus.  Pak Jokowi kita bangsa Indonesia menjadi tertawaan bangsa lain di Karena kan sbb:

1. Negara Indonesia memiliki lautan terluas di dunia, tapi Faktanya Bumbu dapur GARAM Indonesia mengimport, ini kita Bangsa Indonesia di tertawa kan Negara lain lho Pak Jokowi..

2. Tanah Indonesia luas dan Subur, tapi Jagung, beras, kedelei, bawang , daging dan sapi kita Bangsa Indonesia Import, bahan tertawaan...

3. Negara Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, tapi  pendapatan Pajak kecil, akibatnya kita Bangsa Indonesia Import hutang uang terus menerus.

4. Demokrasi Bangsa Indonesia berdasarkan UUD45 musyawarah mufakat luar biasa bagusnya dan kredibilitas demokrasinya terukur, tapi kita Bangsa Indonesia membuangnya dan di gantikan dengan Demokrasi import yaitu UUD2002. Kita bangsa Indonesia menjadi Bangsa pengimport demokrasi juga sekarang.

5. Negara Indonesia menjadi pengimport hutang besar, pada hal negara Indonesia kaya.

Apa Pak Jokowi tau? bahwa   faktanya Negara Indonesia saat ini hampir semua serba di import dan ini sampai kapan?. Pak Jokowi Saya khawatir bisa bisa suatu saat nanti President RI dan Mentri mentri juga di import.[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox