Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Rabu, 16 Agustus 2017

Gema Pembebasan Kunjungi Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha, ini yang dibincangkan



Pojok Aktivis, Jakarta. Ahad 13 Agustus 2017 Ketum PP Gema Pembebasan Saudara Ricky Fattamazaya M mengunjungi Brigadir jenderal TNI (Purn) Adityawarman Thaha yang sempat ditahan atas tuduhan makar namun tidak terbukti, dalam kesempatan ini  banyak hal yang didiskusikan terkait kondisi  negeri.

Bapak Adityawarman menyampaikan negeri ini semakin mengkhawatirkan di segala aspek terlebih kuatnya kriminalisasi terhadap Ormas Islam, ulama dan Aktivis, Hidup di semua Era kepemimpinan ( Rezim) dari Soekarno- Jokowi saya melihat Rezim inilah yang paling Ganas terhadap Kaum Muslim. Keyakinan ini ditambah Dengan dikeluarkannya Perppu Ormas No.2 Tahun 2017 menambah deretan sikap Diktator rezim Jokowi.

Ricky  juga menyampaikan pernyataan yang serupa terkait rezim hari ini bersikap sangat diktator , membungkam suara-suara kritis dengan cara  mengancam Dihukum minimal 5 Tahun penjara maksimal seumur hidup yakni 20 tahun penjara. Rezim berharap pergerakan terbungkam karena takut, namun  sebagai gerakan mahasiswa yang penuh dengan keyakinan akan  kemenangan, apapun yang diancamkan kepada pergerakan hari ini tidak akan membuat kami mundur sejengkal pun.

Diakhir pembicaraan ini saudara Ricky Fattamazaya M dan Bapak Brigadir jenderal (Purn) Adityawarman Thaha sepakat menolak Perppu No.2 Tahun 2017 karena ini adalah bentuk Kediktatoran rezim Jokowi- JK.[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox