Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Sabtu, 19 Agustus 2017

'Gelas', Oleh Guru KMI PP AL Ishlah Bondowoso



Febry Suprapto*

Pojok Aktivis - Ada yang bertanya kepada saya tentang kegunaan gelas dalam training motivasi saya. Pertanyaan tersebut muncul setelah saya mengunggah foto saya di FB yang sedang memegang gelas dalam training tersebut. Tulisan ringan ini mencoba menjawabnya.

Kegunaanya ada dua. Pertama, sebagai media untuk memperkuat pemahaman dalam benak peserta.

Di awal training, saya meminta mereka untuk menjadi 'gelas kosong'. Maknanya adalah, para peserta diharap _open mind_dengan materi yang akan diberikan. Ibarat gelas, jika ia tertutup, maka air tidak bisa masuk. Namun jika isinya kosong dan tidak tertutup, maka air bisa masuk mengisi gelas itu. Gelas adalah  'pikiran' dan air adalah 'ilmu'.

Kedua, sebagai alat peraga bersama dengan obat luka betadine, teko/cerek berisi air dan baskom.

Di akhir salah satu sesi, saya penuhi gelas dengan air putih. Kemudian air di gelas itu saya tetesi betadine dengan perlahan. Tiap tetesan mewakili pikiran, ucapan, perasaan dan citra diri negatif. Seperti "saya bodoh", "saya miskin", "saya dendam", "teman saya jahat-jahat", "hidup ini kejam", "Tuhan tidak adil", dan lain-lain. Air itu pun menjadi hitam. Hilang jernihnya.

Demikian pula dengan hati dan pikiran kita. Kejernihannya berubah menjadi hitam karena sering kita install dengan pikiran,  perasaan dan citra diri yang negatif. Wajar jika hidup kita menjadi susah. Sukses menjauh. Kebahagiaan pergi. Karena kita lebih senang bersahabat dengan 'kegelapan'.

Kemudian saya tuangkan air dari cerek ke dalam gelas tersebut. Air meluber ke dalam baskom yang saya letakkan di bawah gelas. Perlahan warna airnya berubah. Hingga akhirnya jernih kembali.

Maka suatu keharusan bagi kita untuk selalu memiliki pikiran,  perasaan, dan citra diri yang positif. Hati dan pikiran kita akan jernih karenanya. Sehingga cahaya kebahagiaan dan kesuksesan akan memeluk kita penuh kehangatan.

Demikianlah fungsi gelas dalam salah satu sesi training motivasi saya. Saya masih terus menggunakannya. Selain mudah diperoleh, juga karena saya belum menemukan penggantinya. hehehe

Bondowoso, 17082017

* Guru KMI PP AL Ishlah Bondowoso

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox