Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Kamis, 13 Juli 2017

Lanjutkan Terus Perjuangan HTI



Oleh Kholil (Relawan di Lingkar Opini Rakyat)

Tampaknya, pemerintah ingin memainkan karambol. Penerbitan Perppu 2/2017 dicoba untuk dimainkan dalam anomali politik. Kondisi negeri ini tak pernah tenang dan tentram, selama pemerintah tidak kalap menghadapi lawan politiknya.
 
HTI yang awalnya disasar, kini bersama beberapa oramas Islam lainnya akan dibidik melalui Perppuy. Apa rakyat diam? Tidak, justru rakyat bergerak melakukan perjuangan konstitusi di meja hijau.

Jalan lurus perjuangan HTI kian terang benderang. Khilafah kini dijelaskan dalam beragam rupa dan cara. HTI menjelaskan bahwa Khilafah adalah ajaran Islam. sungguh aneh jika ajaran Islam dihadang dan dikriminalkan? Wajar jika HTI bercita-cita berjuangan untuk melanjutkan kehidupan Islam. caranya dengan penerapan syariah kaffah dalam naungan Khilafah. Kajian ini kami lakukan ketika meneliti satu persatu kitab rujukan HTI

 HTI mampu mnggambarkan masa kehidupan umat Islam, sebagaimana hadits berikut:
 
“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada.  Lalu  Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada.  Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang zalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada.  Lalu  Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada.  Selanjutnya  akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian.” Beliau kemudian diam. (HR Ahmad dan al-Bazar).

Jika saat ini dikaitkan dengan hadits di atas, maka bisa jadi masa sekarang ini penguasa dikatator. Nah, tampaknya ini tepat dengan sikap penguasa di beberapa negara yang bertindak dzalim pada umat Islam. akankah mau, pemerintah negeri ini disebut dzalim, represif, dan mengalami kemunduran.

Lalu bagaimana HTI itu berusaha mewujudkan impiannya HTI memiliki metode yang telah ia sepakati? Pertama ialah dengan membuat jamaah yang kuat dari ide memegang Idiolohi Islam, yang berthoriqoh lurus mengikuti Rosul dan kader-kader yang senantiasa berdakwah ikhlas dan tanpa lelah.

Kedua, partai itu akan melebur ke tengah umat dengan mengatakan, setelah Mustafa Kamal meruntuhkan Khilafah dan umat ini dipimpin dengan ide selain dari Islam, kenyataan ini terjadi sekarang berarti umat ini sakit, perlu obat, obatnya adalah dengan kembali kepada Islam, sungguh HTI bukan apa-apa. HTI hanya berdakwah menyampekan ajaran Islam dan yang menjadi obat yang dibawa HTI adalah Khilafah dengan Kholifah sebagai pemimpinnya.

HTI setelah mendirikan jamaah dan berinteraksi dengan masyarakat, HTI dalam metodenya sangat unik, HTI tidak angkat senjata seperti lainnya. HTI tidak memaksakan dengan massanya, HTI tidak akan membeli tanah-tanah atau sebuah pulau untuk mereka bangun untik jadi pusat Khilafahnya, atau menyusup ke pangkat-pangkat strategis disebuah negeri, juga tidak ikut pemilu untuk raih kekuasaan.

HTI mengenal Istilah Tholabun nushro (mencari pertolongan), inilah jalan bagi HTI untuk berdiri Khilafah. Pemilik kekuasaan itulah tokoh umat, militer, dan tokoh kunci dalam kehidupan. HTI punya kajian unik dalam sistem politik, sistem ekonomi, sistem dalam negeri dan luar negeri, pendidikan, dari sistem Khilafah. Inilah yang HTI tawarkan saat bangsa ini menghadapi masalah uyang luar negeri, masalah imperialisme SDA, masalah membangun ummat, dan bahkan masalah yang paling runyam pun Insya Allah ada.

Kembali kepada Al nusroh tadi HTI menawarkan tidak memaksakan, namun karena Islam adalah pilihan sata-satunya dan mengambil selain Islam adalah akan menimbulkan dhoror dan berdosa. Karenanya, lanjutkan terus perjuangan HTI. Jalan terjal itu ada, tapi kemenangan jauh lebih besar adanya.[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox