Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Selasa, 11 Juli 2017

Felix Siauw Harusnya Sadar !!




Ada satu pertanyaan yg ditujukan kpd saya terkait maraknya aksi boikot pengajian ustadz Felix Siauw, "Kenapa ya akhir2 ini dakwah ustadz Felix Siauw banyak ditentang, bahkan difitnah ?"..

Ingatlah! Jangankan Felix Siauw yg notabene adalah manusia biasa, yg tak luput dari salah dan dosa, sekelas Nabi Muhammad saw. yg maksum dari dosa sekalipun masih saja banyak haters'nya. Beliau kena fitnah, boikot, bahkan intimidasi.

Nabi Muhammad saw. dibenci oleh sebagian besar penduduk Mekkah, saat itu, bukan karena akhlaknya yg buruk. Beliau dibenci karena menyerukan Islam kaffah kpd seluruh penduduk Mekkah.

Bahkan, Abu Jahal, awalnya ia tdk pernah mempermasalahkan Nabi saw. Justru ia bangga kpd keponakannya itu, karena Nabi mempunyai akhlak yg terpuji. Hingga masyarakat Mekkah pun menjulukinya sebagai "al-Amin, shiddiq dan fathonah".

Tetapi, ketika Nabi Muhammad saw. mulai diangkat menjadi seorang Rasul dengan membawa Islam, beliaupun mengajak manusia untuk totalitas mentauhidkan Allah swt., barulah Abu Jahal membencinya. Bahkan menjadi penghalang utama bagi dakwahnya.

Abu Jahal menyerang Nabi dengan fitnah, caci maki, bulli, bahkan intimidasi. Ia tdk terima semua kebiasaan dan kebijakannya dikritik serta diluruskan oleh Nabi saw.

Itu terjadi bukan karena cara dakwah Nabinya yg anarkis dan tdk elegan, tetapi memang dasar Abu Jahalnya sendiri yg anti Islam.

Jangankan dengan cara yg kasar dan radikal, dakwah dengan lemah lembut penuh kesopanan sekalipun, Abu Jahal tetap menentangnya. Karena, pada dasarnya Abu Jahal bukan anti radikalisme dan ekstrimisme, tetapi ia memang anti Islam.

So, apalagi sekedar sosok Akhy Felix Siauw yg manusia biasa. Sudah pasti beliau akan mengalami hal yg serupa. Saya lihat, bukan karena cara dakwahnya yg anarkis dan bermasalah, sebab itu bukan khas'nya, tetapi karena memang "merekanya" sendiri yg tdk  mau diajak berislam secara kaffah.

yang penting, Keep Istiqomah fidda'wah ya ustadz !!!

Oleh: Irkham Fahmi Al-Anjatani
Cirebon, 9 Juli 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox