Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Jumat, 14 Juli 2017

Coretan Seniman: Perppu Ormas, Jokowi dan Luka



Tuan Jokowi, sejujurnya saya pernah sedikit berharap Anda akan menjadi pembeda di antara para penguasa yang pernah berdiri di atas negeri ini. Segala atribut yang pernah Anda sandang seperti "Pemimpin Pro-Rakyat", "Pemimpin Jujur Sederhana Merakyat", "Pemimpin Wong Cilik" , sempat membuat kami takjub dan menerbitkan harapan akan adanya fajar baru untuk kebangkitan negeri ini. Tapi apa daya Tuan, hari ini saya merasakan semua itu tak lebih dari sekedar mimpi di siang bolong.....

Selang 3 tahun Anda berkuasa atas kami, satu per satu atribut Anda sebagai "Satrio Piningit" luntur dan tinggal menyisakan belang yang tak elok dipandang. Sejak awal berkuasa, Anda telah dengan begitu naif bahkan absurd
mengingkari janji-janji politik yang dulu begitu berbusa-busa Anda mimpikan dalam asa kami. Betapa menyiksanya ketika subsidi untuk kami yang sebenarnya sudah tidak seberapa terasa manfaatnya bagi kami Anda hanguskan, BBM, elpiji dan listrik terasa sulit kami jangkau. Kesehatan untuk kami Anda rampas dengan judul BPJS, pendidikan untuk kami semakin di awang-awang...Ahh, sulit, sempit, sakit saja yang Tuan berikan kepada kami.

Dan, sekarang...setelah Anda rampas semua hak kami untuk sekedar hidup dengan pantas, Tuan rampas pula hak kami untuk bersuara?! Saya yakinkan kepada Anda, sekali lagi saya yakinkan kepada Anda, Tuan Jokowi...suara kami adalah suara ketulusan, suara kebajikan, suara kasih sayang, suara kecintaan untuk kebaikan tanah air kami agar ibu pertiwi kembali tersenyum. Suara kami adalah lawan untuk suara-suara kebusukan, kebencian, kenistaan, kesombongan, kebengisan yang dihembuskan para petualang hitam di belakang Anda, yang tidak lain tidak bukan hanya akan menjerumuskan negeri ini ke dalam jurang kegelapan peradaban sebagai persembahan bagi iblis-iblis tuan mereka...

Sayang sekali Tuan, rupanya Anda lebih memilih berdiri di atas benteng mereka dan menumpahkan panah-panah beracun ke tubuh kami...tapi ingat Tuan, Alloh Yang Mahaperkasa, Tuhan kami juga Tuhan Anda, telah menjanjikan kemenangan untuk kami, kepastian mutlak yang tak akan pernah bisa Anda elakkan...dan jika kemenangan itu dijanjikan kepada kami maka itu artinya kehancuran telah dipastikan untuk Anda dan kurcaci-kurcaci dungu di belakang Anda!!!

Namun...masih ada sejengkal waktu untuk Anda, sekiranya sudi Tuan bisa kembali mengasihi kami dengan setulusnya, itu pun jika Anda ingin bernasib lebih baik daripada Moammar Qaddafi dan tiran lalim lainnya yang hanya bisa kembali kepada Alloh dalam kehinaan dunia dan laknat abadi di negeri akhirat...Ya, karena sungguh Anda telah melukai kami, umat KANJENG NABI MUHAMMAD!!!

Coretan Kang Amin
Seniman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox