Pojok-aktivis

Dari Gelap Menuju Terang

Senin, 19 Juni 2017

Rizal Ramli: Garuda Masih Bisa Diperbaiki

Rizal Ramli

PojokAktivis, Jakarta - Ekonom senior Indonesia DR. Rizal Ramli mengatakan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih menjadi yang terbaik di Indonesia dari segi keamanan penerbangan. Begitu pula dari segi pelayanan.

"Dari segi safety (Garuda) terbaik di Indonesia. Dari segi service juga lebih baik dibanding Japan Airlines, Singapore Airlines," kata mantan Menko Kemaritiman tersebut dalam diskusi bertajuk "Garuda Indonesia Di Tengah Turbulensi" yang digelar di Jakarta (Kamis, 15/6).

Menurut Rizal, Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan kebangaan Indonesia dengan sejarah panjang. Dari segi teknis telah banyak kemajuan, dan kualitas service premium setara dengan perusahaan penerbangan internasional.

“Tapi, kekuatan ini jadi tertutup karena kesalahan di masa lalu yang terlalu jor- joran dalam membeli pesawat baru yang tidak tepat. Di dalam pembelian pesawat ada sogok menyogok, ada KKN, pemahalan, sehingga akibatnya Garuda Indonesia dikubangi hutang besar triliunan rupiah,” jelas Mantan Menteri Keuangan itu.

Garuda Indonesia mencatat kerugian sebesar USD 99,1 juta atau sekitar Rp 1,32 triliun pada kuartal I-2017. Pencapaian itu turun 11,969 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 yang mencatatkan laba bersih USD 800 ribu. Sejak 2015, utang maskapai plat merah tersebut mencapai Rp 32,5 triliun. Meningkat kembali di tahun 2016 mencapai Rp 36,6 triliun, dan terus meningkat di tahun 2017 mencapai Rp 39,6 triliun.

Mantan kepala Bulog ini mengusulkan segera mereschedule pembelian pesawat atau dijual ke pihak ketiga.  Dirinya ingin agar Garuda Indonesia fokus untuk meningkatkan pendapatan dari penerbangan domestik dan regional.  Indonesia dikatakannya lebih tepat jika membeli pesawat Air Bus 330 yang lebih efisien dan lebih tepat.

Kemudian, mantan menteri koordinator bidang maritim dan sumber daya ini juga meminta agar komisaris dan manajemen berani menyatakan fakta tanpa ada kepentingan- kepentingan pribadi.

Dirinya juga mengaku sempat ditentang oleh beberapa pihak atas pernyataan kerasnya soal kondisi Garuda itu, namun begitu Rizal bersikukuh bahwa yang dikatakannya telah melalui proses evaluasi dan analisa.

“Semua yang kita sampaikan itu rasional, telah melalui evaluasi dan analitikal. Dulu saya ngomong begitu banyak yang protes tapi hampir semua yang kami katakan terbukti karena saya tidak asal bicara,” ujar Rizal. [hanter]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox